Social Icons

Jumat, 02 September 2016

Hutan Mangrove Kulon Progo

KAWASAN WISATA HUTAN MANGROVE KULON PROGO


Wisata alam hutan Mangrove merupakan salah satu destinasi wisata baru yang menarik yang terletak di ujung barat sisi selatan kabupaten Kulon Progo,tepatnya di desa Jangkaran, kecamatan Temon. Lokasinya hampir dekat dengan perbatasan dengan Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Kawasan wisata hutan mangrove ini masih satu kawasan dengan Pantai Congot, lokasi hutan mangrove ini memanjang mulai dari muara sebelah barat Sungai Bogowonto ke arah barat, sementara Pantai Congot sengot sendiri berada di sebelah timur Sungai Bogowonto.
Pengembangan hutan mangrove ini dilakukan swadaya oleh warga setempat, yang terbagi menjadi beberapa kelompok (pokdarwis). Saat ini, di area hutan mangrove tersebut setidaknya ada empat spot objek wisata, yaitu Kadilangu, Jembatan Api-Api, Ngudilestari, dan juga Wanatirta. Masing-masing lokasi mempunyai ciri khas dan daya tarik tersendiri. Di lokasi Jembatan Api-Api misalnya, pengunjung dapat menikmati pemandangan sekaligus menyeberangi jembatan besar yang terbuat dari kayu dan bambu. Lokasi spot Jembatan Api Api inilah yang paling hits saat ini, foto fotonya mulai banyak menyebar di instagram. Untuk tariff masuknya juga tidak menjasi satu sekaligus namun berbeda-beda setiap sopt lokasi tersebut, hal ini dikarenakan pengelolanya juga berbeda-beda dan dana pembangunan spot lokasi tersebut juga swadaya dari masing-masing pokdarwis.

Lokasi : Area wisata hutan mangrove ini terletak di Dusun Pasir Mendit, Desa Jangkaran, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Akses : Dari Yogyakarta, pengunjung dapat melewati jalan Raya Wates-Purworejo dengan mengikuti petuntuk arah menuju Pantai Congot. Sesampai di jalan Raya Dendles, pengunjung masih harus terus ke barat hingga melalui jembatan Sungai Bogowonto. Sekitar 100m dari jembatan tersebut, nanti ada petunjuk masuk ke arah selatan menuju lokasi kawasan area wisata hutan mangrove ini.

Tarif : Biaya masuk antara Rp3.000 sampai Rp 4.000 per orang dan per spot lokasi (ada 4 spot lokasi yaitu: Kadilangu, Jembatan Api-Api, Ngudilestari, dan Wanatirta) karena pengelolanya berbeda-beda Untuk sewa kapal keliling hutan mangrove mulai Rp 5.000 sampai Rp 10.000 per orang.  Kemudian Rp 2.000 untuk parkir motor, dan Rp 5.000 untuk parkir mobil.

Open : Area wisata hutan mangrove ini dibuka dari sekitar pukul 06.00 sampai sekitar pukul 19.00 WIB

Fasilitas : Meski terbilang baru, sejumlah fasilitas sudah tersedia di kawasan wisata hutan mangrove ini seperti spot-spot foto, sewa perahu untuk keliling kawasan hutan mangrove, kamar mandi, mushola, area parkir (baik roda dua maupun roda empat), dan warung-warung makan atau lapak penjual makanan dengan bangunan semi permanen sudah nampak banyak berdiri disekitar lokasi wisata hutan mangrove ini.

Tips : Ada baiknya jika pengunjung datang pada sore hari ketika matahari tidak terlalu menyengat.

Galery Foto Gembiraloka Zoo Yogyakarta :

 photo source: ig @jembatanapiapi


photo source: ig @fandiryan


photo source: ig @i.g_arya


photo source: ig @maydaadifanti


photo source: ig @pututpriambobo


photo source: ig @ratnaningwijayani


photo source: gogreenmenoreh.blogspot.com

Kebun Buah Mangunan

KEBUN BUAH MANGUNAN - GARDU PANDANG DENGAN PEMANDANGAN YANG MENAKJUBKAN

Banyaknya minat para wisatawan untuk berkunjung ke Jogja, tentu tak luput dari hadirnya tempat-tempat menarik buat di jadikan tujuan wisata. Salah satunya adalah Gardu Pandang di Kebun Buah Mangunan, Bantul, Yogyakarta yang akhir-akhir ini sering dikunjungi oleh para wisatawan dan petualang karena keelokan pemandangannya, apalagi saat menunggu matahari terbit. Pengunjung atau wisatawan dapat menikmati keindahan alam dan sunrise yang sangat menarik bagaikan bukit diatas awan.
Dari gardu pandang ini nanti bakal terlihat jembatan gantung yang terdapat di atas Sungai Oya. Jembatan tersebut menghubungkan antar desa sehingga memudahkan dalam transportasi. Jembatan gantung yang berada di atas aliran Sungai Oya tersebut cukup menawan sebagai tempat pengambilan foto. Latar belakang pegunungan dan hijaunya pepohonan menambah kesegaran yang membuat anda ingin berlama-lama berada di jembatan gantung.
Dikenal sebagai Amazon nya Yogyakarta, pemandangan dari puncak Mangunan menjadi primadona tersendiri. Disaat musim kemarau, pemandangan semakin memukau dengan adanya aliran sungai Oyo yang berwarna hijau toska. Kalau kunjungan kita kesana bertepatan dengan musim buah-buahan, akan banyak juga dijumpai macam-macam tanaman buah yang dibudidayakan disana seperti, mangga, rambutan, jambu air, jeruk, sawo, duku, manggis, matoa, kelengkeng, jambu biji, cempedak, belimbing bahkan durian juga ada.

Lokasi : Terletak di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Lokasi ini berjarak sekitar 35 km dari pusat Kota Yogyakarta.

Akses : Untuk transportasi umum yang melayani rute hingga kawasan hutan pinus sampai saat ini belum ada, maka wisatawan disarankan untuk membawa kendaraan pribadi atau dengen kendaraan rental. Dari Yogyakarta bisa mengambil rute Terminal Yogyakarta – Jalan Imogoro Timur – Pertigaan Imogiri belok ke arah Makam Raja-raja Imogiri – Sebelum sampai di Pelataran Makam Raja-Raja Imogiri nanti ada pertigaan dengan petunjuk ke arah Mangunan, silahkan belok ke kanan mengikuti petunjuk arah tersebut – Hutan Pinus Mangunan Kebun Buah Mangunan.

Tarif : Untuk masuk kawasan Kebun Buah Mangunan dikenakan tarif masuk sebesar Rp 5000/orang yang mana sudah termasuk asuransi.

Open : Buka setiap hari.

Fasilitas : Fasilitas yang berada di Kebun Buah Mangunan yaitu penginapan/homestay, kamar mandi, mushola, gedung pertemuan, kolam renang, kolam ikan dan bangunan joglo yang berada di puncak. Bangunan joglo ini dapat digunakan untuk tempat beristirahat. Bagi pengunjung yang suka berkemah atau lintas alam, tersedia area untuk berkemah/camping dan outbond.

Tips: Dimohon untuk menjaga kebersihan dan mematuhi peraturan yang ada di Kebun Buah Mangunan supaya keindahannya alamnya tetap terjaga.
                                                                                       
Galery Foto Gardu Pandang Kebun Buah Mangunan Yogyakarta :

 photo source: oibro.com


photo source: sulispurwanto.blogspot.com


photo source: triplop.id


photo source: triplop.id


photo source: ig @detailjogjakarta


photo source: ig @widarkohartono

Hutan Pinus Mangunan

HUTAN PINUS MANGUNAN DLINGO


Hutan Pinus Mangunan Dlingo saat ini telah menjadi salah satu destinasi wisata primadona di selatan pusat Kota Yogyakarta. Suasana hutan pinus yang selalu disebut-sebut seperti hutan di Forks atau kota-kota kecil lain di Evergreen State dalam film-film menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta fotografi dan penggila photoselfie. Sejak pertama kali dibuka untuk obyek wisata pada tahun 2012 oleh masyarakat setempat yang tergabung dalam kelompok pengelola hutan pinus "Pinusari", sejumlah fasilitas dan pelayanan terus dikembangkan. Di sana terdapat ayunan, tempat duduk yang sederhana namun cocok dengan kesan alam di hutan pinus, dan rumah pohon yang dapat digunakan untuk menikmati hutan pinus dan berfoto.
Baru-baru ini pengelola membuka sebuah panggung terbuka di tengah rimbunnya pohon pinus yang menjulang tinggi. Lokasi panggung terbuka ini berada di sisi seberang jalan dari kawasan hutan pinus yang lebih dulu digunakan sebagai obyek wisata. Panggung terbuka ini mampu menarik pengunjung karena keberadaanya memang unik, Panggungnya sendiri terbuat dari kayu, dengan deretan bangku penonton di depannya yang bertingkat. Berada di tengah hutan pinus menjadikan suasananya begitu sejuk dengan pemandangan yang sulit anda dapatkan ditempat pertunjukan lain. Selain itu sekarang juga terdapat penyewaan hammock (ayunan yang terbuat dari kain), pengunjung bisa bersantai dengan duduk ataupun tidur di hammock sembari menikmati keindahan dan kesejukan hutan pinus Mangunan. Kawasan ini juga dekat dengan beberapa temat wisata lain seperti Situs Makam Raja-Raja Imogiri danTaman Buah Mangunan.
Lokasi : Lokasinya bisa ditempuh searah dengan situs makam Raja-Raja Imogiri tepatnya di Jl. Mangunan, Mangunan, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Akses : Untuk transportasi umum yang melayani rute hingga kawasan hutan pinus sampai saat ini belum ada, maka wisatawan disarankan untuk membawa kendaraan pribadi atau dengen kendaraan rental. Dari Yogyakarta bisa mengambil rute Terminal Yogyakarta – Jalan Imogoro Timur – Pertigaan Imogiri belok ke arah Makam Raja-raja Imogiri – Sebelum sampai di Pelataran Makam Raja-Raja Imogiri nanti ada pertigaan dengan petunjuk ke arah Mangunan, silahkan belok ke kanan mengikuti petunjuk arah tersebut – Hutan Pinus Mangunan.

Tarif : Untuk masuk kawasan hutan pinus tidak dikenakan tariff masuk, pengunjung  hanya perlu membayar biaya parkir sebesar Rp 3.000 untuk sepeda motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Untuk Fotografi Prewedding dikenakan biaya Rp 50.000. Tarif sewa hammock (ayunan yang terbuat dari kain) Rp 10.000 per satu unit hammock.

Open : Buka setiap hari.

Fasilitas : Fasilitas di Hutan Pinus Mangunan cukup lengkap karena ada warung makanan, ada toilet yang bersih,tempat parkir kendaraan dan ada mushola juga buat yang ingin melakukan ibadah.

Tips: Dimohon untuk menjaga kebersihan supaya keindahannya tetap terjaga.
                                                                                       
Galery Foto Obyek Hutan Pinus Mangunan Dlingo Yogyakarta :

 photo source: kusnantokarasan.com


photo source: ig @jiwantoroade


photo source: ig @nurul_hyuga


photo source: ig @monas.23


photo source: ig @raspita_sari


photo source: pinusari_mangunan


photo source: spotunik.com
 
Blogger Templates