Social Icons

Sabtu, 21 Maret 2015

Pantai Kukup Gunung Kidul Yogyakarta

PANTAI KUKUP

Pantai Kukup sekilas hampir mirip dengan Tanah Lot yang ada di Bali. Pantainya landai berpasir putih dan terdapat pulau karang yang dihubugkan dengan jembatan senggol yang sudah disediakan oleh pihak pengelola. Dari atas batu Anda bisa melihat pemandangan yang sangat indah. Selain itu pantai ini kaya akan biota laut dan juga terkenal dengan beragam ikan hias air laut yang sangat indah, Anda bisa mencoba untuk menangkap ikan hias tersebut yang sering berenang di sekitaran batu karang atau membeli ikan hias air laut maupun coral hidup yang dijajakan oleh para pedagang di sepanjang pantai.

Lokasi : Pantai Kukup terbilang satu paket satu kawasan deretan pantai Baron Sampai Pantai Indrayanti/Pulang Syawal. Pantai Pantai Kukup terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul,  sekitar 1 km sebelah timur obyek wisata Pantai Baron. Jarak dari Kota Wonosari Gunungkidul sekitar 25 km ke arah selatan.

Akses : Untuk transportasi umum belum ada yang langsung menuju pantai ini dari Yogyakarta. Kami sarankan lebih baik menggunakan kendaran pribadi ataupun rental, dengan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan. Akses dari kota Yogyakarta terdapat 2 jalur, yang pertama jalur melewati Kota wonosari dan yang kedua lewat jalur Panggang.

Tarif : Harga tiket satu paket dengan Pantai Baron sampai Pantai Indrayanti yaitu 10.000/orang. Tarif parkir per pantai 3000-10.000 tergantung jenis kendaraan.

Fasilitas : Fasiitas di pantai ini cukup memadai, terdapat tempat parkir, musholla, toilet umum, warung makan, penginapan, Resort dengan kolam rengan diatas bukit Pantai Kukup dan tempat penjualan pernak-pernik atau oleh-oleh khas dari pantai kukup ini. Selain juga terdapat penjual ikan hias laut maupun terumbu karang hidup yang di perdagangkan disepanjang pantai.

Galery Foto Pantai Kukup Gunungkidul Yogyakarta :

photo source : pasirpantai.com

 photo source : www.flickr.com/photos/msurya/8546304823/in/photostream/

photo source :www.flickr.com/photos/msurya/8551151450/in/photostream/

photo source : Hidayati Emilia Photography

 photo source : octavianzz.blogspot.com
 photo source : mulpix.com-Photo by @just4deddy

Rabu, 28 Mei 2014

Tamansari Yogyakarta

TAMANSARI




Deskripsi: Kompleks Tamansari merupakan salah satu suatu objek wisata bersejarah di Yogyakarta, nama Tamansari sendiri diartikan sebagai sebuah taman yang sangat indah dan mempesona. Tamansari merupakan istana air yang pada masanya berfungsi sebagai tempat rekreasi, pesanggrahan dan benteng pertahanan bagi Sultan Istri Sulatan dan segenap keluarga Keraton Yogyakarta.
Tamansari terletak disebelah barat kawasan kraton masih dalam ruang lingkup benteng istana. Bangunan bersejarah ini mulai dibangun tahun pertengahan abad XVIII M pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwana I. Tempat yang juga dikenal dengan Water Castle ini saat ini masih banyak menyisakan kebesarannya. Konon secara simbolik taman sari dapat diartikan sebagai alat penghubung yang secara tidak langsung menghubungkan lahir dan batin antara sultan dan rakyatnya.

Lokasi: Sebelah barat daya Keraton Yogyakarta atau sebelah selatan Pasar Ngesem. Tamansari terletak di Kampung Taman, Kecamatan Keraton Kota Yogyakarta.

Akses: Dari Alun-alun Keraton Yogyakarta menuju Tamansari dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama 15 menit, dengan kendaraan pribadi sekitar 5 menit. Terdapat juga becak yang bisa mengantarkan ke Tamansari. Bagi wisatawan yang membawa mobil akan lebih nyaman masuk melalui gerbang timur karena terdapat parkir yang cukup luas.

Open    : Senin – Minggu    08.00-14.00
Tarif tiket masuk: wisatawan domestik Rp 3.000,-  dan  wisatawan asing Rp 7.000,-(update Januari 2015) | guide lokal: biasanya minta seikhlasnya (10rb -30rb).

Galery Foto Tamansari :

Dimulai dari denah Kompleks Tamansari via google earth

Gedhong Gapuro Panggung ini sekarang digunakan sebagai pintu masuk bagi para wisatawan. Bangunan ini berupa gapura dengan dua tingkat yang juga dihiasi dengan relief ular yang menggambarkan tahun saat dibangunnya Taman Sari Jogja yaitu tahun 1758.
photo source : kaskus.co.id

Gedhong Gapura Hageng merupakan pintu gerbang utama Taman Sari Jogja Yogyakarta yang ada di ujung sebelah barat. Ini karena pada awalnya Istana Air Taman Sari ini menghadap ke barat.
 photo source : www.flickr.com/photos/zakirhassan/12013996274

Umbul Pasiraman adalah sebuah taman pemandian bagi raja beserta keluarganya. Umbul Pasiraman terdiri dari 3 buah kolam pemandian yang diberi nama “Umbul Muncar”, “Blumbang Kuras”, dan “Umbul Binangun”.
photo source : kaskus.co.id 

photo source : kaskus.co.id
 photo source : anekatempatwisata.com
 photo source : oasisofindonesian.blogspot.com

Gedhong Sekawan berada di sebelah timur Umbul Pasiraman, berupa sebuah halaman dengan empat buah bangunan yang dahulunya digunakan untuk beristirahat sang raja.
 photo source : panoramio.com
 
photo source : urugjogja.com

Pintu lorong menuju Pulo Kenogo, Pulo Cemethi dan Sumur Gemuling.
 photo source : panoramio.com
 
  photo source : agriefishery photography 

Pulo kenongo merupakan sebuah pulau buatan yang dilengkapi dengan bangunan berupa gedung yang memiliki 2 tingkat yang sering disebut sebagai “Gedung Kenongo”. Gedung ini memiliki beberapa ruangan, dan dari ruangan yang paling atas kita bisa melihat seluruh wilayah Keraton Yogyakarta. Sehingga bangunan menara ini juga bisa berfungsi sebagai menara pengawas.
 photo source : panoramio.com

Di sebelah barat Pulo Kenongo terdapat bangunan berbentuk lingkaran seperti cincin yang disebut "Sumur Gumuling". Sumur Gumuling pada masanya juga difungsikankan sebagai Masjid.
photo source : wego.co.id

photo source :  www.flickr.com/photos/memorabiliaz/5486306756

Keraton Yogyakarta

KRATON YOGYAKARTA HADININGRAT

Kraton Yogyakarta adalah obyek utama di Kota Yogyakarta. Bangunan Bersejarah yang merupakan istana dan tempat tinggal dari Sultan Hamengku Buwana dan keluarganya ini berdiri sejak tahun 1756. Kraton Yogyakarta dengan segala adat istiadat dan budayanya menjadi ruh kehidupan masyarakat Yogyakarta. Kraton Yogyakarta juga menjadi obyek wisata utama di Kota Yogyakarta baik dari sisi peninggalan bangunannya maupun adat istiadat yang ada di dalamnya.
 Di Kraton Yogyakarta di samping dapat dinikmati keindahan masa lalu melalui arsitektur bangunannya, dapat juga dinikmati kesenian tradisional yang disajikan setiap harinya di Bangsal Manganti. Saat ini Kraton Yogyakarta ditempati oleh keluarga Sultan Hamengku Buwana X yang menjadi raja sekaligus gubernur di Yogyakarta.

Lokasi : Selatan "Alun-Alun Utara" kota Yogyakarta.

Akses : cukup dekat dengan kawasan malioboro dan titik nol Yogyakarta sehingga bisa jalan kaki, naik andong atau becak. Bagi wisatawan rombongan bis yang parkir di Ngabean kini sudah disediakan Shuttle Bus Si Thole untuk mengantar wisatawan menuju Keraton Yogyakarta.

Tarif: tiket masuk WNI Rp 5000,- dan WNA Rp 15.000,- apabila membawa kamera + Rp 1.000,- (update Maret 2015)

Fasilitas: Selain dapat melihat kemegahan Keraton Yogyakarta anda juga dapat menikmati sajian pertunjukan harian, adapun jadwal pertunjukan harian di kraton yaitu;

  • Senin - Selasa: Musik gamelan (mulai jam 10.00 WIB)
  • Rabu: Wayang golek menak (mulai jam 10.00 WIB)
  • Kamis: Pertunjukan tari (mulai jam 10.00 WIB)
  • Jumat: Macapat (mulai jam 09.00 WIB)
  • Sabtu: Wayang kulit (mulai jam 09.30 WIB)
  • Minggu: Wayang orang & pertunjukan tari (mulai jam 09.30 WIB)
Buka    :    Senin – Minggu         08.30-14.00
                 Jum’at                       08.30-11.00

Kumpulan foto Keraton Yogyakarta :

 photo source : utiket.com

 photo source : wisatajogja.co.id

  photo source : danangsetiabudi.wordpress.com

   photo source : wego.co.id



 
Blogger Templates