Social Icons

Rabu, 31 Agustus 2016

Bakmi Jawa Harjo Geno

BAKMI JAWA HARJO GENO-Bakmi Langganan Mantan Presiden Soeharto (Alm)


“Bakmi Geno” atau “Bakmi Nggeno” merupakan salah satu Bakmi Jawa yang legendaries. Bagaimana tidak, Eksis­tensi Bakmi Jawa ini setidaknya dibuktikan oleh keluarga Atmo Pawiro alias Nggeno/ Geno sejak tahun 1940. Nggeno sebenarnya memiliki warung pertamanya di wilayah Mantrijeron. Merintis selama lebih k­urang 20 tahun,Bakmi Nggeno akhirnya pindah ke depan pasar Prawirotaman, di Jalan Parangtritis. Bakmi Pak Geno mempunyai banyak pelanggan dari berbagai kalangan, baik warga sekitar, wisatawan maupun orang-orang besar diantaranya Keluarga Kraton Yogyakarta dan mantan Presiden Republik Indonesia, Bapak Soeharto (alm).
Saat ini Bakmi keluarga Geno telah berekspans­i di beberapa titik di Jalan Parangtritis, setidaknya ada tujuh di sepanjang Jalan Parantritis tersebut. Yang paling utara adalah warung bakmi Geno yang dimiliki oleh anak keempat Nggeno dengan warung bakmi Sus Geno. Bergeser sedikit ke selatan, lokasi Bakmi Nggeno di Prawirotaman yang dulu menjadi cikal bikal bakmi Nggeno kemudian dilanjutkan oleh anak nomor dua yaitu Harjo Geno. Yang paling selatan di daerah Sempalan Pundong Bantul Jalan parangtritis Km 17 ada anak kesembilan Nggeno yaitu Bakmi Sulis Geno.
Menu yang ditawarkan di Warung Hakmi Harjo Geno hampir sama dengan warung bakmi jawa lainnya seperti bakmi godhog/rebus, bakmi goring, magelangan dan nasi goreng. Keistimewaan bakmi jawa ini terletak pada cita rasa yang terjaga kelezalatannya, bumbunya menggunakan bumbu tradisional dengan resep ayahnya yang ditumbuk dan rasa gurihnya dalah penggunaan ayam kampung betina sebagai bahan untuk membuat kaldunya.

Lokasi : Depan Pasar Pawirotaman, Jalan Parangtritis Yogyakarta.

Akses : Untuk menuju lokasi Bakmi Harjo Geno ini jika anda dari Pusat Kota Yogyakarta silahkan menuju perempatan/traffic light Pojok Beteng Wetan. Dari perempatan tersebut silahkan ambil jalan ke arah selatan atau Jalan Parangtritis sekitar 400m sampai menemukan Pasar Pawirotaman disebelah kiri/timur jalan.

Harga : mulai makanan mulai dari Rp 15.000an tergantung tambahan bagian ayam yang diinginkan.

Open : Buka mulai jam 17:30-01:00 dinihari.

photo source: blog.uad.ac.id

photo source: harrynazarudin.blogspot.com

photo source: cupcakerinamutz.blogspot.co.id

photo source: instarank24.com

photo source: gastronomy-aficionado.com

Warung Bu Ageng

WARUNG BU AGENG -Masakan Rumahan Khas Jogja Tempat Syuting AADC2


Warung Bu Ageng merupakan salah satu restaurant di Yogyakarta yang berkonsep tradisional, baik dari menu makananya maupun suasananya. Warung ini didirikan sejak tahun 2011 oleh seorang seniman kondang di Tanah Air, Butet Kertarejasa. Dan nama ‘Bu Ageng adalah nama panggilan Rully Isfihana, istri Butet yang meracik sendiri masakan rumahan yang menjadi menu makanan di warung ini. Tidak tanggung-tanggung, dulu pembukaan Warung Bu Ageng ini dihadiri dua pakar kuliner Indonesia: Bondan "Maknyus" Winarno dan William Wongso. Warung ini memiliki desain rumah limasan khas Yogyakarta. Beberapa sudut dindingnya juga dihiasi gambar-gambar seniman, juga dilengkapi dengan tanaman-tanaman hias sehingga Membuat suasana seperti berada di tengah kampung. Lantunan musik jawa dan beberapa furniture yang terbuat dari kayu, menambah suasana makan khas jawa yang nyaman dan tenang. Karena keunggalan itulah Warung Bu Ageng menjadi salah satu lokasi syuting film AADC 2.
Sajian Warung Bu Ageng khas beda dengan menu restaurant atau warung pada umumnya. Menu di Warung Bu Ageng perpaduan antara masakan tradisional Kalimantan hasil olahan Rully dan berbagai masakan Jawa kegemaran Butet. Sejumlah menu andalan dilabeli nama-nama yang nyeleneh khas Butet. Misalnya, Eyem Penggeng(Ayam panggang bumbu areh), Ayam Nylekit,  Lele Njingkrung, Nasi Campur, Bubur Duren Mlekoh, Bacem Kambing dengan Sambal Kutai, Es Kopyor Durian, Es Jahe Soda, dan masih banyak lagi menu lainnya.

Lokasi : di Jalan Tirtodipuran, No 13, Yogyakarta. Sebelah barat kawasan turisme mancanegara Pawirotaman Yogyakarta.

Akses : Untuk menuju lokasi Warung ini jika anda dari Pusat Kota Yogyakarta silahkan menuju perempatan/traffic light Pojok Beteng Wetan. Dari perempatan tersebut silahkan ambil jalan ke arah selatan atau Jalan Parangtritis sekitar 300m nanti ada perempatan (tanpa traffic light) jika kearah kiri ke kawasan turis pawirotaman dan jika ke kanan masuk Jalan Tirtodipuran. Silahkan ke kanan masuk Jalan Tirtodipuran tersebut, ikuti jalan tersebut sekitar 200m nanti Warung Bu Ageng berada di sebelah kanan jalan.

Harga : Harga yang ditawarkantidak terlalu mahal dan masih cukup terjangkau, menu makanan mulai sekitar Rp 8.000 sampai  Rp 40.000an.                                                                                         

Open : buka dari Selasa hingga Minggu mulai pukul 11.00 hingga 23.00 WIB, dan setiap hari Senin tutup.

Tips : Jangan kesini pada hari Senin karena Warung Bu Ageng tutup setiap hari Senin.

 photo source: ig @masomkoko

 photo source: ig @mastitoo

 photo source: ig @alexatour_jogja

 photo source: jenzcorner.net

 photo source: tempatasik.com

 photo source:jalanjogja.com

Soto Pak Marto Tamansari

SOTO PAK MARTO TAMANSARI


Soto Pak Marto Tamansari adalah salah satu kuliner soto sapi legendaries di Yogyakarta. Warung soto ini sudah berdiri sejak 1960 dan saat ini sudah mempunyai beberapa cabang di Kota Yogyakarta. Selain di daerah Tamansari sendiri, Soto Pak Marto sudah membuka cabang di beberapa tempat seperti di depan JEC, dekat Kridosono, dekat Jombor dan sebagainya.
Warung Soto Pak Marto tidak menyediakan banyak pilihan menu, hanya ada soto daging sapi dengan ciri khas kuahnya yang bening dan gurih. Seporsi soto dengan isian nasi putih, daging sapi yang empuk, tomat, kol, toge, kemudian disiram dengan kuah kaldu yang gurih. Sebagai pelengkapnya anda bisa memilih sate telur puyuh, perkedel, gorengan, iso, jantung, lidah, babat goreng. Yang membuat istimewa selain rasa sotonya yang khas apalagi jika ditambah kecapnya yang berbeda dengan kecap pada warung pada umumnya. Di warung Soto Pak Marto ini, kecap yang digunakan adalah kecap produk lokal Yogyakarta yang mempunyai komposisi gula jawa, kedelai, dan rempah-rempah. Kecap ini biasa di sebut ”kecap madu” karena memang wujudnya sangat mirip dengan madu. Biasanya Diwarung Soto Pak Marto Tamansari ini ada pengamen klasik yang menyanyikan tembang jawa ataupun tembang kenangan sehingga menambah kenikmatan pengunjung ketika menyantap segarnya soto Pak Marto Tamansari ini.



Lokasi : Warung Soto Pak marto Tamansari terletak di Jalan S. Parman No. 44 Yogyakarta. Tepatnya sekitar 100 meter barat traffic light Plengkung Tamansari Yogyakarta.

Akses: Dari Titik Nol Km Kota Yogyakarta (perempatan kantor pos/BNI Malioboro) ke barat sampai perempatan/traffic light Ngabean. Kemudian dari perempatan tersebut ambil kiri/ke arah selatan sampai menemukan perempatan/ traffic light lagi (Plengkung Tamansari). Setelah dari perempatan tersebut ambil kanan/ke arah barat sekitar 100m,harap pelan-pelan nanti Warung Soto Pak Marto berada di kanan/utara jalan tersebut dan warungnya agak menjorok ke dalam, sehingga tidak terlalu kelihatan.

Harga : seporsi soto campur Rp 10.000, nasi putih Rp 3.000 dan minuman mulai dari Rp 3.000

Open : Buka setiap hari mulai jam 06:00-14:00 atau sampai habis.

 photo source: ig @ceritamakan

 photo source: ig @anathasiacitra

 photo source: ceritamakan.com


photo source:jajanjogja.com

 photo source: kotajogja.com
 
Blogger Templates